Sebuah Catatan Kecil Perjalanan Hidupku

Lorem Ipsum

Rabu, 20 Agustus 2014

kekonyolan ketika ngayogyakarta

Mengunjungi yogyakarta ke 3 kalinya dengan suasana yang berbeda tapi perasaan ketika mengunjungi yogya tetap selalu sama, tidak beruah sedikit pun hanya saja ceritanya yang berbeda.  kali ini sku berangkat dengan seorang temen. dan ini perjalanan backpacker kita yang pertama.
Berangkat dari Wonosobo menuju yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam lamanya, lumayan bikin badan bau bensin. dari wonosbo menuju yogyakarta menggunakan bus yang ke magelang kemudian dilanjut dengan bus jurusan yogyakarta.

Sesampainya di terminal yogyakarta aku melanjutkan perjalanan menuju prambanan menggunakan bus transjogja dengan biaya 3000 rupiah perorang. kita menggunakan bus transjogja 3A turun di bandara dan dilanjutkan dengan transjogja 1A. menurut informasi yang saya baca bahwa transjogja itu berhenti di depan candi prambanan tapi kita sedikit kebingungan dan di buntututi terus oleh tukang becak akhirnya saya menyerah dan bujuk rayu bapak tukang beja itu berhasil menjebak saya untuk naik becak ke tempat candi prambanan. dia bilang jauh loh mba, sekitar 1kg. eh kalau di itung-itung mending jalan kaki ajak, pengiritan hehe.. naik becak 15ribu berdua. karena kita belum salat dzuhur kita meuju musola sekitar candi prambanan, tak berapa lama kita pun menemukan musholanya yang berada di samping pintu masuk candi prambanan. aku kira di musola tersebut gak perlu bayar penitipan sepatu/sendal nyata ketika keluar di tagih, rasanya aneh sekali. setelah itu kita menuju ke tempat masuk candi prambanan. setelah asik foto-foto kita meniggalkan candi dan sebelum pulang kita ke musola dulu untuk menunaikan salat ashar. yang awalnya tadi kita lewat pintu samping kanan sekarang kita lewat depan, menghindari tempat penitipan sepatu/sandal. eh baru saja beberapa menit kita masuk ternyata sepatu kita di pindahin. untungnya ketika kita pergi kita tidak bayar lagi dan gak di tagih juga. hihi