My Name Is..



“Apalah arti sebuah nama..“  Nama?? Yups Nama. Nama merupakan identitas seseorang, bisa dibilang identitas pertama yang akan dikenal oleh orang lain. kemudian wajah.. meskipun namanya sama tapi insya allah mukanya beda, meskipun mirip tapi kita pasti menemukan perbedaanya. Setelah wajah identitas seseorang itu adalah perilakunya, meskipun  nama sama, wajah sama tapi pasti sipat dan sikapnya berbeda. 
Pepatah mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”.. aku  akan sedikit cerita tentang namaku yang.. emmm… aduh gimanaya?
Namaku YAYANG FEBRI RAMADHANI.. iya itu nama asli aku, sumpeh deh itu nama asli. Nama panggilan aku YAYANG. Ya begitulah orang-orang manggil aku. *kaya ke pacar ya -_-

Nama itu adalah pemberian dari ibu, begitulah yang aku ketahui. Nama ini diambil dari nama kakakku yang meninggal namanya Mayang, oleh karena itu ibu memanggil aku Ayang dan memberikan nama Yayang.
Sedangkan untuk nama belakangnya adalah pemberian kakak aku, Teh Tati begitu aku memanggilnya.
Febri─ karena aku lahir pada bulan Februari dan Ramadhani─ bertepatan dengan bulan Ramadhan, jadilah namaku Yayang Febri Ramadhani. 


Banyak sekali kisah lucu dan menggelikan tentang namaku ini. Setiap orang ketika melihat namaku akan mengira kalau aku ini berjenis kelamin laki-laki. Olalah.. padahal imut gini. Banyak sekali kejadian seperti itu, aku pernah pergi ke Bank untuk menyetorkan uang. Ketika di panggil kasir tersebut memanggilku dengan embel-embel Pak Yayang *sungguh ini penghinaan*. Aku melangkah dengan gontai dan ketika bertatap muka dengan kasir tersebut dia meminta maaf. Belum cukup kejadian itu, disaat aku pergi berobat dan mengantri di apotek lagi-lagi aku dipanggil Bapak Yayang, Sabar Yang...Sabar. Kadang teman-temanku suka mencandai namaku, ada yang bilang aku tu Yayang semua orang, yang bukan pacar aja udah manggil Yayang. Terserahlah..

Ada salah satu teman aku yang marah, dia bilang gara-gara nama kamu aku jadi putus sama pacar aku. pacar aku ngga percaya lagi, soalnya aku ngesave no kamui HP dengan nama yayang. Aku cuman bengong aja mendengar berita bencana tersebut dalam hati aku berbicara laah siapa suruh ngesave nama aku  Yayang, tapi emang nama Gue YAYANG. Jadi gimana??? 
Aku berusaha mengganti nama panggilanya dengan Febri meskipun hati gak cocok juga, kayak cowok kan, febri? Saat pertama kuliah dan memperkenalkan  diri aku cuman bilang, Namaku Febri tapi lama kelamaan mereka memanggilku yayang juga. Heranlah aku, mungkin namanya sudah cocok kali ya. Pernah aku minta ke ibu untuk mengganti nama dan semua usulan itu di setujui tapi aku meminta semua data-data aku diganti sedangkan ibu menyarankan untuk mengganti nama panggilan aja, meskipun pada akhirnya gak jadi juga karena rasanya aneh kalau tiba-tiba aku menyuruh teman-temanku untuk memanggilku dengan nama baru. 

Yang lebih menyakitkan adalah kejadian beberapa bulan yang lalu. Waktu itu aku pergi shoping (ciee..)ke salah satu tempat perbelanjaan yang ada di bandung. Ketika aku memilih-milih sepatu dan meminta pendapat dari temanku.. tiba-tiba dengan cuek dan tanpa ekspresi tukang sepatunya bilang, “ciee udah berapa lama nih? Iya baguskan yang?” Aku dan temenku bengong. Maksudnya?? -___-
“Jangan malu-malu, biasa aja” sompreeet di kira gue Lesbi. Setelah temen aku menyadari dia bilang, emang dia namaya Yayang bang? Kemudian aku menimpali. “Ya lagian masa.. kita kan pake kerudung”
“Ya jaman sekarang tu chasing gak menjamin, yang pake kerudung juga ngga menjamin” -___-hadeeh tak telen tu orang.

Pengalaman yang menyakitkan, hanya bisa ngelus dada dan bilang Sabar..sabar..
Memang ini nama aku, ya kudu sabar aja.
0