Sebuah Catatan Kecil Perjalanan Hidupku

Lorem Ipsum

Minggu, 16 Juni 2013

Ijab Kabul


        “Saya terima nikahnya Maya binti Zaenal dengan mas kawin....”

Aku cuman bisa mendengar kata-kata tersebut selebih terasa gelap dan pekat. Aku merasa seperti ditarik oleh masa lalu, satu persatu bayangan itu terlihat jelas di mataku. Ku cubit ke dua pipiku, sakit. Aku bingung bukanya tadi aku sedang ijab Kabul tapi sekang kenapa aku memakai baju SMA?
“maya coba kamu ke depan dan jelaskan lagi yang ibu tadi jelaskan dari tadi ibu lihat kamu tidak memperhatikan” tiba-tiba lamunanku buyar, antara bingung dan kaget aku melangkah kedepan. Tepuk tangan dan sorakan teman-teman begitu membahana.
Tiba-tiba dari arah pintu ada ketukan dan menyembulkan wajah yang tidak asing lagi bagiku. Dia adalah Rendra, orang yang selama ini aku kagumi diam-diam.

Sabtu, 01 Juni 2013

Ada Harapan Yang Terpancar Dari Wajah Mereka

Awalnya aku berfikir apa sih FARDES? Tapi ternyata setelah kegiatanya berlangsung banyak sekali pelajaran hidup yang aku dapatkan. Fardes ini dilaksanakan di Desa Sukarame Kecamatan Pacet, Ciparay-Bandung. 
Hari minggu, pagi-pagi sekali aku harus berangkat ke kampus dengan  membawa tas yang gede dan berat, tidak cukup hanya satu tas tapi aku membawa 2 tas sekaligus. Hari ini merupakan hari pemberangkatan menuju desa sukarame untuk melaksanakan FarDes (Farmasi Desa) selama 1 minggu.
Setelah perjalan dengan waktu 3 jam akhirnya sampai juga di desa sukarame tapi perjuangan kita masih belum selesai. Untuk menuju dusun 3 di desa sukarame haruslah berjalan dahulu karena mobil yang disewa tidak bisa masuk, jalanya terlalu sempit untuk ukuran mobil truk tentara. Aku tertegun, bagaimana caranya agar tas-tas yang aku bawa ini terasa ringan, perlukah aku memanggil doraemon? Mustahil -_-“
perjalanan yang kami tempuh untuk sampai ke dusun 3

Aku berjalan menyusuri pematangan sawah dan jembatan yang terbuat dari bambu. Awalnya aku mengira ini akan terasa berat sekali namun ternyata setelah dijalani aku sanggup melewatinya. Ketika jalanan mulai menanjak membuat nafasku ngos-ngosan tapi karena aku ingin sampai ke tempat acara pembukaan itu membuatku semakit bersemangat melangkah. Sebenarnya aku ingin cepat-cepat mengakhiri penderitaan ini hihiihi.. gimana ngga menderita bawa tas jingjing tapi dijadiin tas gendong, sakit rasanya bahuku. Bukan Cuma itu saja karena aku membawa 2 tas, jadi aku menggendong tas jingjing dibelakang dan tas ransel di depan. yeah begitulah perjuangan hidup men!!