Sebuah Catatan Kecil Perjalanan Hidupku

Lorem Ipsum

Selasa, 31 Juli 2012

Kebisuan

Bisu, diriku dibuatnya bahkan tidak berdaya. Bukan aku terpesona oleh wajahnya tapi dia menyihirku melalui hati ini. Aku pun tidak tahu dengan semua ini tapi hatiku merasakan sesuatu yang tidak ku mengerti.
Hati dan pikiranku selalu bertentangan ketika ketika berada di dekatnya. Hatiku selalu menarik diriku untuk di dekatnya, sedangkan pikiranku tidak pernah sanggup mendekatinya dan ingin segera berlalu. Namun hatikulah yang selalu menjadi pemenangnya, meskipun aku berada di dekatnya tapi tidak pernah ada kata yang keluar dari bibirku untuknya, begitu pun dia.
Aku tidak tahu apa yang membuatku seperti itu dan aku pun tidak mau menduga-duga hatinya. Yang aku tahu kita sama-sama dalam kebisuan, entah itu baginya kebisuan tidak ada artinya atau sebaliknya.
Aku pun perlahan-lahan selalu berharap kepadanya tapi ternyata harapanku sia-sia, harapanku kosong. Ketika tidak ku temukan lagi wajahnya berlalu dari hadapanku
Aku selalu bertanya kepada waktu, “kapan engkau akan mempertemukanku denganya?”
Tinggalah diriku sendiri dengan segenap rindu untuknya hingga harapanku tak dapat bertahan. Waktu pun membisu untukku denganya.  tinggalah diriku dengan semua kebisuan  tentangnya, tentang cintaku untuknya, tentang rinduku untuknya, tentang penantianku untuknya
Posting Komentar