PANTAI SEREG

Hhmm...aku kangen sama rumah, apa lagi sama Pantai Sereg, tempat aku bermain dan banyak kenangan yang telah aku lewati di tempat itu. Aku begitu mengagumi pasirnya yang lembut dan aku menyukai warna pasirnya  yang begitu hitam.


aku pengen berlari diantara riakan ombak yang saling berkejaran, melepas tawa bersama deburan ombak tapi sekarang aku tak bisa melakukanya karena keadaan, sekarang aku di bandung dan tidak bisa pulang sesuka hati karena lagi menuntut ilmu. 
Aku teringat ketika dulu aku sering jalan-jalan pagi ke pantai sereg, melihat matahari yang keluar dengan malu-malu di upuk timur, ah senangnya rasanya dan aku juga begitu menyukai sunset apalagi melihatnya di atas bukit, itu sangat luar biasa.


Sebenarnya pantai yang ada di daerahku ini indah sekali tetapi karena tidak ada pemeliharaan yang baik maka sedikit mengurangi keindahannya apalagi suka banyak sampah-sampah yang berserakan di mana-mana. Seandainya pantai ini di pelihara lingkunganya maka tidak kalah dengan tempat wisata yang lainya (liat saja poto yang diatas, itu di ambil pada waktu pagi hari). Waktu SMA aku pernah mungutin sampah di pantai bersama anak-anak PA (Pencinta Alam), karena kita peduli dan berusaha menyadarkan kepada masyarakat untuk menjaga lingkunganya apalagi ini kan tempat wisata. Tapi sayangnya pemarintahan setempat kurang memperhatikanya padahal kalau hari-hari besar, misalnya sesudah lebaran banyak sekali pengunjungnya dan aku heran uang karcis itu masuknya kemana sich? masa pemperbaiki jalan dan pasilitas (wc) disana tidak mampu? ya begitulah potret-potret..... #masalah yang sudah tidak aneh lagi di Indonesia. 


Oh iya kenapa pantai ini dinamakan Pantai Sereg?? (aku juga bingung). Katanya sich aku juga, begini ceritanya karena pantai ini banyak pengunjungya jadi dinamakan 'sereg' kalau dalam Bahasa Indonesia itu artinya Terlalu Sempit, aku juga heran banyak pengunjung gimana kalau hari-hari biasa sepi, ramainya cuma hari-hari libur, lebaran (idul fitri). Pantai Sereg ini terletak di desa Saganten, kecamatan Sindangbarang, kabupaten Cianjur.
 
anak-anak lagi berenang

Ada satu hal lagi yang ingin aku ceritakan tentang pantai sereg ini, kemarin-kemarin pasir pantai sereg ini suka di angkut (entah kemana itu dan entah oleh perusahaan apa yang jelas sudah ada ijin pemerintah), katanya pasir di pantai selatan itu bagus karena pasirnya yang hitam dan bisa di jadikan bahan baku besi. Tapi masyarakat tidak menyetujuinya karena di khawatirkan akan terjadi abrasi. Akhirnya pengangkutan pasir besi ini di pindahkan ke tempat lain, maskipun begitu masyarakat tidak tetap tidak menyetujuinya bukan keuntungan yang saja yang mesti diperhitungkan tapi dampak kedepanya bagaimana? Buat apa mendapatkan keuntungan yang sesaat kalau pada akhirnya mendapatkan musibah. Yang untung itu bukan masyarakat meskipun pemerintah berdalih itu untuk meningkatkan perekonomian dan lapangan pekerjaan tapi yang untung itu perusahaan yang telah mengeruk semuanya dan kita mendapatkan apa? mendapatkan musibah akibat perbuatan kita yang telah mengambil semua pasir yang ada dipantai dan mengakibatkan abrasi kemudian bencana alam, lalu siapa yang pertama kali terkena bencana alam tersebut? tentu saja orang-orang yang rumahnya berdekatan dengan pesisir pantai. Bagaiman perusahaan tersebut apakah dia akan bertanggung jawab atau tidak?? tentu saja jawabanya TIDAK!!

Aku sangat tidak menyetujui pengangkutan pasir ini karena banyak hal-hal yang dirugikan, akibat dari banyak truck-truck pengangkut pasir ini jalan pun rusak dan pemerintah menurutku sangat lamban dalam menanggapi untuk memperbaiki jalanan yang rusak tersebut, dan menurutku mereka hanya asal saja memperbaiki jalananya belum beberapa bulan juga sudah hancur lagi. PARAH BANGET!! atau bahkan beberapa minggu juga sudah mulai rusak kembali. 
Menurut kabarnya sekarang pengangkutan pasir di wilayah cianjur, khususnya di Sindangbarang sudah ditutup. ( Xo jadi ngebahas pengangkutan pasir sich?)


 Aku berharap semoga masyarakat sekitarnya atau yang berkunjung kesana untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga ke asrian dari pantai sereg karena sebenarnya pantai sereg ini begitu indah, apalagi jika dirawat dengat baik.


9