di antara dua masa

Gemercik hujan menggema diantara sudut hatiku
diantara ruang hampa dalam jiwa.

Hembusan angin malam menyapaku pada keheningan
meninggalkanku pada kenangan
saat ku tatap bintang bertaburan di lautan angkasa
menyinari kelamnya malam


Hatiku lesu meninggalkan lukisan-lukisan kenangan itu.
Sngguh aku tak bermaksud membuangnya
hanya saja ku tinggalkan demi masa yang akan menjemputku.
Sbuah misteri yang akan ku jalani.

Meski sekali-kali ku tengok lukisan-lukisan itu
menjadikanya sebuah kunci dimasa yang akan ku tempuh.
2